Belajar Nyetir Mobil. Hal-hal yang Perlu Anda Tahu

 

 

belajar nyetir mobilTidak Ada kata Terlambat Untuk Belajar

Jika rekan-rekan Anda tampak sudah mahir mengemudikan mobil namun belum dengan Anda, tanamkan diri bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar. Dan waktu paling tepat untuk belajar nyetir mobil adalah : sekarang

Banyaknya Wadah Berlatih

Tidak ada alasan untuk menunda belajar nyetir mobil. Banyak wadahnya. Selain keluarga Anda, sudah menjamur tempat belajar nyetir mobil berbayar di sekitar Anda. Atau sebagai alternatif lain, birokrasi terkait di daerah Anda juga terkadang menyediakan momen untuk belajar keterampilan termasuk belajar nyetir mobil, gratis!  

Sepertinya Mudah, Namun...

Yang Anda butuhkan saat akan mengemudikan mobil memang sepertinya “hanya”  kemampuan yang mumpuni dan kehati-hatian yang tinggi. Pun, jika Anda melihat sebuah mobil dikendarai, sepertinya semudah itu. Tunggu dulu, baca artikel ini sampai paling bawah.

Jenis Mobil dan “Mitos”nya

Tentu Anda sudah mengetahui secara umum bahwa mobil dibedakan menjadi 2 macam, yaitu manual dan matik. Jangan asal dikendarai, ada banyak detail teknik yang cukup berbeda di antara keduanya.

 “Mitos”nya, untuk dapat mengendarai mobil lebih fleksibel, baiknya belajar nyetir mobil manual dahulu karena jika sudah menguasai detil teknik mengendarainya, mengendarai mobil matik hanya tinggal injak pedal gas dan rem saja. Benarkah? 

Anda perlu simak dulu penjelasannya, kemudian akan menemukan bedanya.

Saatnya Belajar Nyetir Mobil

Mobil Manual

-  Teknik Belajar Nyetir Mobil Manual

  1. Mengenal fitur dalam mobil. 

Saat pertama kali masuk ke mobil untuk belajar nyetir mobil, barangkali Anda memang tegang. Namun memang Anda sangat perlu tenang dan konsentrasi. Pahami semua yang diucapkan instruktur, termasuk perkenalan semua fiturnya.

Biasanya instruktur akan memperkenalkan kunci penting dalam mengendarai yaitu pedal rem, gas, kopling. Intinya, Anda “hanya” jangan sampai salah injak pedal, atau akibatnya bisa gawat. Begitupun dengan banyak tombol di sekitar yang semula membingungkan Anda. Fungsi, letak, kapan harus menggunakannya.

  1. Latihan di tempat yang tepat

Sebelum “melepas” Anda di jalan besar dan atau jalan ramai, biasanya instruktur akan memilihkan jalan yang sepi untuk berlatih. Bisa jadi di sekitar tempat tinggal Anda. Atau jika ada stadion di dekat tempat tinggal Anda, biasanya ada semacam jalur yang lebar, yang juga berfungsi lain yaitu untuk belajar nyetir mobil atau motor.

Saat tiba waktunya berlatih, biasanya mobil untuk Anda berlatih dipasang semacam petunjuk bertuliskan “latihan”, atau “jaga jarak”, agar orang-orang atau pengendara lain dapat memaklumi jika Anda berkendara sangat perlahan atau berhenti di pinggir jalan dengan teknik “tidak biasa”.

  1. Pastikan mobil untuk Anda berlatih dalam posisi tidak masuk gigi, alias netral.

  2. Ingat teori tentang pedal kopling dan gas

Ini saat Anda harus benar-benar cermat karena pada umumnya bagi Anda selaku pemula, ini adalah tahap yang cukup rumit. 

Saat Anda sudah berpindah ke gigi 1, mobil tidak bisa bergerak sendiri, Anda harus injak pedal gas perlahan saja. Di saat bersamaan, angkat kaki Anda dari pedal kopling. Pastikan benar-benar bersamaan waktunya untuk mencegah mobil seperti “meraung”. Dalam hal mengangkat pedal kopling, Anda juga harus ekstra hati-hati, waktunya harus pas agar terhindar dari risiko tersendatnya laju mobil, atau bahkan mesin mati, kemudian yang terjadi, Anda harus memulai lagi dari awal.

Ini juga berlaku jika laju mobil Anda mulus di awal, namun hendak menambah ataupun mengurangi gigi. Konsistensi selarasnya injak gas dan kopling adalah kunci

  1. Siaga terhadap rem

Setelah Anda tidak lagi menemui kendala dalam kopling dan gas, tugas Anda dalam belajar nyetir mobil belum selesai. Rem juga harus jadi perhatian Anda. Seperti gas dan kopling yang tidak bisa asal injak, karena risiko mobil bisa terjungkal.

Pada umumnya pemula memang sangat perlahan dalam melaju, belum dengan fokus gas dan kopling. Teknik dalam pengereman ialah “sesederhana” biarkan kaki kiri Anda “tinggal” di kopling, sementara bagian kanan yang semula di pedal gas bergeser pada rem.

Biasanya para instruktur memahami bahwa Anda tiba-tiba gas, sedikit-sedikit rem.

  1. Untuk di tanjakan, Anda perlu angkat kopling terlebih dahulu, jika merasakan pergerakan dari mobil,  angkat rem kaki mobil. Sebaliknya jika merasakan mesin akan mati, tambahkan gas sedikit saja. Untuk bisa berjalan kembali, injak kopling, pindahkan ke gigi 1

  2. Sementara di turunan, posisikan sampai gigi terendah

Mobil Matik

Mungkin benar jika belajar nyetir mobil matik lebih “sehat” karena “irit tenaga” karena tidak perlu berspekulasi dengan keselarasan atas gas, kopling dan rem, karena memang hanya ada fitur pedal gas dan rem, namun tidak seratus persen benar. Nyatanya banyak yang kemudian merasa sedikit “kaget” karena saking terbiasanya menggunakan mobil transmisi manual.

Mungkin bagi yang awam, tidak akan ada risiko yang serius yang akan terjadi dengan ke”kaget” an tersebut, namun nyatanya berisiko kerusakan transmisi.

-  Teknik nyetir mobil matik

  1. Seperti halnya belajar nyetir mobil manual, yang harus Anda utamakan adalah konsentrasi.

  2. Di dalam mobil matik terdapat tuas transmisi yang saat mempraktekkannya, Anda dilarang salah menarik atau mengembalikannya (walau, sekali lagi, dalam latihan, masih bisa dimaklumi)

  3. Masih sama seperti teknik belajar nyetir mobil manual, mula-mula posisi harus netral (N). Untuk melaju perlahan, injak perlahan rem, lalu tarik tuas ke D. Ini juga berlaku saat Anda “dilepas” ke jalan saat kondisinya stabil.

  4. Jangan bawa ke-“kaget”-an Anda yang biasa mengemudi mobil manual ke saat belajar mobil matik perihal adanya gas dan rem saja di dalamnya, karena yang sangat umum terjadi, baik pengemudi pemula maupon yang sudah mahir sekalipun kadang luput menginjak gas dan rem secara bersamaan

  5. Saat Anda harus berhenti, kembalikan tuas pada posisi netral.

  6. Saat belajar nyetir mobil matik, bisa jadi Anda hanya akan melewati jalan datar. Namun jika kebetulan melewati tanjakan, Anda harus pindahkan tuas. Anda bisa tujukan tuas L atau tuas 2, begitu pula saat melewati turunan. Jangan sekali-sekali memindah ke posisi netral, demi tetap terkendalinya laju mobil

  7. Yang perlu Anda ketahui lagi tentang belajar nyetir mobil matik, di sebagian mobil matik (mungkin yang sedang Anda gunakan untuk belajar nyetir mobil), ada sebuah tombol Hold, yang berfungsi untuk mengunci gigi, biasanya di gigi 2 dan gigi 3. Untuk menggunakannya, Anda perlu arahkankan tuas transmisi ke posisi D.

Teknik Umum

  1. Belajar nyetir mobil , baik mobil matik maupun manual, atau bahkan yang sudah mahir sekalipun, perhatikan kenyamanan posisi ketinggian dan jarak tubuh Anda terhadap setir

  2. Kenakan sabuk pengaman

  3.  Belajar nyetir mobil matik atau manual biasanya sangat singkat. Berlatih lanjutan bisa membuat kemampuan menyetir Anda sempurna.

  4. Taat rambu lalu-lintas

Kemahiran Anda dalam menyetir juga termasuk dalam menaati peraturan yang ada untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan. Lampu merah, dilarang mengebut, jangan mengemudi saat mengantuk, dan lainnya.

  1. Pastikan mobil dan jiwa Anda terproteksi oleh asuransi

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]


You are about to be redirected to another page. We are not responisible for the content of that page or the consequences it may have on you.